Skip to main content

Posts

KOMIK : BLACK BUTLER 24

Dari deretan komik yang sedang saya baca, untuk genre misteri, saya sangat merekomendasikan judul ini Black Butler atau dalam bahasa Jepang Kuroshitsuji. Dan di volume 24 saya menemukan ini :

"Tempat-tempat ibadah dihancurkan untuk mematahkan keyakinan seseorang selama perang agama berlangsung. Tapi gedung-gedung itu hanyalah sebuah simbol pemujaan. Dan kehancuran itu hanya bersifat sementara. Besar kemungkinan hal tersebut malah akan meningkatkan antusiasme masyarakat. Semakin dihentikan emosi mereka akan semakin terbakar. Manusia adalah makhluk seperti itu kan?"

Ada dua sisi saya melihatnya, bagi si pemilik tempat ibadah pasti merasa terluka dan marah. Dan bagi orang-orang di luar, selain penyerang atau pemberangusnya, akan timbul pertanyaan-pertanyaan "Memang apa sih yang terjadi? Mereka itu siapa? Mengapa mereka diperlakukan seperti itu?". Pertanyaan-pertanyaan ini jawabannya bisa menimbulkan empati dan simpati, bisa juga menimbulkan antipati.

Ini mirip-mirip …
Recent posts

[REVIEW] SATU MATA PANAH PADA KOMPAS YANG BUTA

Setelah review ngga niat kemaren, hahahaha, karena intinya cuma pengen nulis sesuatu tentang Cinder yang aduhai ngga nahan keren gitu karakternya tapi ntah mau nulis apa juga ga paham, sekarang saya membawa satu buku yang saya dapat secara gratisan. Semoga reviewnya ngga kalah sama yang sebelumnya. Hahahaha-lagi.

Judul : Satu Mata Panah Pada Kompas Yang Buta
Penulis : Suarcani
Penerbit : Jendela O Publishing House
Jumlah halaman : 224
Waktu menyelesaikan : 2 siang.
Asal : Dikirimin Mbak Anggi.
Blurb : Kompasmu, apakah kamu memperhatikannya? Ada dua arah di sana. Utara dan Selatan. Sama halnya seperti matamu sendiri, arah itu akan menyelamatkanmu dari kesesatan. Tapi, kompas milikku buta. Tidak ada utara selatan dalam hidupku, semua hanyut dalam ketakutan dan masa lalu. Lima belas tahun penjara mencuri jarum kompasku dan setelah bebas, aku pun masih belum tahu ke mana arah hidupku. Aku pembunuh, korban hasrat yang menyimpang. Dunia luar menungguku, berpura-pura menyambutku dengan semar…

[REVIEW] : THE LUNAR CHRONICLE; CINDER

Pertama-tama, saya ngga punya foto bukunya. Bukunya saya punya. Jadi silakan googling sendiri bentuk bukunya seperti apa.
Entah mengapa, saya ini senang moto-moto, tapi hasilnya ngga bagus, seenggaknya bikin ngga pede, jadi males. *apa coba?* Termasuk Cinder ini, saya punya fotonya, disandingkan sama boneka Cinderella punya si Bocil dan komik lawas Sailormoon saya. Tapi.... ah sudahlah....

JUDUL : CINDER, THE LUNAR CHRONICLES
Pengarang : Marissa Meyer
Penerbit : Spring, kloningan Penerbit Haru spesialisasi cerita dari belahan dunia barat.
Jumlah halaman : 376
Tahun terbit : 2016

BLURB :
Wabah baru tiba-tiba muncul dan mengecam populasi penduduk Bumi yang dipenuhi oleh manusia, cyborg, dan android. Sementara itu, di luar angkara, orang-orang Bulan mengamati mereka, menunggu waktu yang tepat untuk menyerang.
Cinder, seorang cyborg, adalah mekanik ternama di New Beijing. Gadis itu memiliki masa lalu yang misterius, diangkat anak dan tinggal bersama ibu dan dua orang saudari tirinya. Suat…

KETIKA HAL-HAL MEMORABLE MENJADI SATU DI DALAM BUKU

PANJANG.
Iya judul yang saya buat panjang banget.
Intinya sih, saya baru saja selesai membaca Cinder dari Marissa Meyer.
Saya puas banget bacanya.
Sekian.

Hahahahahaha.


XOXO,
review menyusul gaes....
udah sore, mau pulang ngantor dulu.
Teaser foto sebagai berikut.



DAY 21 : 5 GUYS WHOM YOU FIND ATTRACTIVE

5 laki-laki yang saya anggap menarik. Hum... Kayaknya cuma 1 deh, Pak Miswa.
#eaaa

Nah maka dari itu, mari kita buat postingan ini dengan tujuan zina mata.
#eaaalagi

5 aktor Korea Selatan yang ngga bisa dilewatkan untuk ditonton. Ini dia!

1. Jo In Sung


2. Park Hae Jin


3. Kim Wo Bin





4. Ji Soo


5. Nam Joo Hyuk


6. Ji Chang Wook


7. Song Jong Ki




8. Lee Seung Gi



9. Lee Je Hoon


10. Ryu Jun Yeol


Terus adaaaaaa.......
Lee Hyuk Jae!
Bukan aktor sih... tapi tapi... ganteng!




Poto dari berbagai sumber, dan kredit untuk yang punya poto. Hehehe.


XOXO,
Oh, dan jangan lupa tiup lilin....


DAY 20 : WEIRD TRAITS YOU HAVE

Traits disini maksudnya kebiasaan atau sifat?
Sebenarnya saya mulai bingung mau melanjutkan 30 hari menulis blog ini. Hahaha. Maafkan saya ya wahai pembaca yang budiman. Saya akan berusaha semampu saya untuk meneruskan hal ini sampai selesai.

Aaaahh~~~
ini adalah salah satu kebiasaan aneh saya, merasa ngga mampu mengerjakan sesuatu tapi tetep dikerjain. Count that as one.

Yang kedua, saya suka makan es di saat hari dingin. Ketika hujan, ketika malam semakin dingin, ketika udara di Bandung (#eaaa) suka tiba-tiba turun, yang saya inginkan malah makan eskrim. Aneh memang, tapi begitulah...

Yang ketiga, saya ini plin-plan. Beneran deh, saya ini plin-plan untuk hal-hal yang ngga prinsipil. Tanya kawan-kawan dekat saya jaman kuliah. Pasti banyak sekali kejadian dan keputusan saya yang sama ambil bertolak belakang dengan apa yang saya ucapkan sebelumnya. Misalnya, saya bilang ngga mau pacaran lagi, eh tiga hari kemudian saya jadian. Atau misalnya ngga mau makan di tempat A lagi karena bosen,…

OLEH-OLEH BANDUNG (2) : Reunian Sekejap Mata

Melihat kembali disini, saya punya misi tambahan selain mengikuti pelatihan asesor di Assesment Center Indonesia di Telkom, Hegarmanah, Bandung. Saya mau mencari buku Harry Potter Pop-Up yang baru saja rilis bulan ini. Sebelum berangkat pun saya sudah membuat itenary hal-hal yang saya lakukan di Bandung. Ini dia :
1. Pelatihan Asesor.
2. REUNIAN!
3. Ke Jatinangor.
4. Cizz.
5. Gokana Teppan.
6. Bazaar Gudang Gramedia.
7. Jaket Elsa pesenan Bocil
Tambahan :
Buku Pop-Up Harry Potter.

Nah, yang nomor 1 sudah ada di postingan sebelumnya. Selanjutnya terserah anda sila disimak yang berikut ini...

Setelah 6 malam dan 7 hari menginap di Hotel Grand Serela Hegarmanah, saya hijrah ke Rumah kawan kuliah saya, Bu Acie. Hehehe. Kegiatan saya selesai Jumat sore tanggal 17 Februari pukul 18.00. Ya saya tau, bahkan hari terakhir pun sampai jam 6 sore. Malamnya diisi jalan-jalan di Teras Ciwalk dan mencari oleh-oleh ke Kartika Sari. Khusus saya, Mbak Kiki, dan Pak Saleh terus jalan-jalan ke Braga. Ya…