Skip to main content

Posts

Showing posts from 2016

DILAN 1990, DILAN 1991, dan MILEA

"Jangan datang ke perempuan untuk membuat dia mau, tapi datanglah ke perempuan untuk membuat dia senang."

Saya hari ini sudah menyelesaikan buku MILEA-nya Pidi Baiq versi soft-reading (jangan tanya dapat dari mana!) setelah saya penasaran begitu buku itu keluar. Budget buku saya lagi dikurangi. Hahahaha.

Saya membeli Dilan 1990 dan Dilan 1991 secara terpisah, yang satu di toko buku di kota saya dengan diskon, dan yang satu lagi dengan dalih lagi-lagi penasaran akan kelanjutannya, saya pesan online dengan diskon juga. Ketika Milea keluar, saya hampir mau membeli ikutan PO, tapi saya nggak butuh CDnya. Akhirnya nggak jadi. Begini dan begitu, ini dan itu, akhirnya saya membaca Milea. Setelah selesai membaca Milea, apakah Ayah Pidi akan mengeluarkan buku lanjutan Dilan-Milea lain? Soalnya Milea kan sudah mau tunangan dan Dilan sudah punya pacar yang juga dia pikirkan selalu.Ups....

Saya kaget waktu membaca Milea di awal karena ternyata Milea ini dari sudut pandang Dilan, dan dua…

DEFINING HAPPINESS ala Hector dan Lelord

Hari ini saya baru saja menyelesaikan sebuah buku dalam daftar CR saya yang berjudul Hector and The Search of Happiness. Buku ini sangat lugu, walaupun seharusnya tokohnya tidak selugu itu mengingat profesinya yang adalah psikiater. Namun saya terpukau. Membaca buku ini seperti membaca buku teks fakultas saya secara menyenangkan, yah walaupun yang dibahas hanaya satu, kebahagiaan. Saya tidak akan membuat review seperti biasa, buat saya buku ini awkarin AWESOME!

Why?

Banyak hal. Pertama, saya suka tokohnya, dan perjalanannya. Hector si tokoh tidak pernah menyebutkan secara eksplisit negara yang dia kunjungi. Walaupun di belakang buku tertulis tempat-tempat dia melakukan perjalanan, namun di dalam buku tidak pernah disebutkan secara gamblang. Kita harus menebak-nebak dia sedang ada di negara mana atau benua yang mana dari deskrpsi orang-orang yang dia temui dan kondisi negara yang dia alami saat itu.

Kedua, Hector adalah orang yang lugu, walaupun dia seorang psikiater. Hahaha. Hal ini me…

[review:] SELUAS LANGIT BIRU

May I have a moment please?  .............................................................................................................................................. [sebutlah ini jeda panjang, untuk memikirkan apa yang akan saya tulis]

Judul : Seluas Langit Biru
Pengarang : Sitta Karina
Halaman : 304
TAhun terbit : 2008
Resensi :
Bianca Hanafiah adalah seorang gadis tomboi dengan pemikirannya sendiri yang cenderung bebas dan tidak mau terikat dengan ke-elit-an keluarga besarnya, The Hanafiah, akhirnya menyetujui pernikahan politik elit dengan Sultan Syahrizki dari perusahaan Matacakra. Namun apa daya, dia malah merasakan perasaan lain kepada adik Sultan, yaitu Aozora, atau Sora, yang juga terkenal sebagai playboy kelas kakap. Namun Sultan bukanlah orang yang bisa ditolak begitu saja oleh Bianca dan memilih pria lain dalam hidupnya. Dengan semua kehidupan elit dan sosialita yang dibawanya sejak lahir, yang manakah yang akan Bianca pilih? Kata saya :  ...........................…

[review] CANTIK ITU LUKA

May gat!
Selesai juga baca buku ini dalam...... 3 hari! Kelamaan? Nggak juga, sih... Mengingat saya membacanya juga disambi pekerjaan macem-macem.

Kesan pertama setelah membaca : CAPEK! Capek? Ya capek, karena banyak banget sampai kurang lebih 479 halaman dengan font 'bukan font 12'. Mumpung masih fresh banget, saya mau mereview berkomentar sedikit untuk buku ini. Don't mind the strikethrough, karena saya nggak pede aja kalau ini disebut review, padahal judulnya pake [review]. Simpel, saya sudah lama tidak menulis tentang buku yang saya baca. Buku terakhir yang saya review komentari, masih bukunya Kang Eka di posting sebelum ini. Saya kecewa dengan hasil ketikan saya, tapi saya terlalu malas untuk membuatnya lebih sarat isi. Saya memang pemalas kok.

Buku CIL Kang Eka saya pinjam dari teman saya si Kimi, maka dari itu pun gambar bukunya saya ambil saja dari blog dia. Hehehehe. Resensinya bisa dibaca disini.

Membaca CIL membuat saya capek. Pertama, karena tebalnya dan fontn…

MAS EKA DAN CORAT CORETNYA [REVIEW?]

Minggu lalu, saya membaca sebuah buku dari pengarang Indonesia yang lagi banyak diperhatikan orang-orang. Kenapa begitu? Karena karyanya telah diterjemahkan ke dalam minimal 5 bahasa asing, dan review dari penerbit-penerbit besar internasional pun bertebaran dimana-mana. Siapa sih dia? Yup, dia adalah Eka Kurniawan! Posting blog kali ini bukan akan membahas Mas Eka, tapi buku Mas Eka yang sudah saya baca. Buku karangan Mas Eka yang pertama kali saya baca. Hehehe.



Corat-Coret di Toilet adalah buku kumpulan cerpen karangan Mas Eka yang pernah diterbitkan media-media besar di Indonesia seperti Media Indonesia dan majalah Hai! Buku ini berisi 12 cerpen yang isinya bercerita mengenai kejadian-kejadian yang berlangsung di sekitar tahun-tahun reformasi Indonesia. Wajar saja, Mas Eka ini lulus kuliah ketika reformasi terjadi. Sebagai mahasiswa saat itu, pasti sedikit banyak tulisan Mas Eka akan banyak bercerita tentang jaman itu. Untuk saya sendiri, yang ketika itu ESDE saja belum lulus, tid…